Sponsors Link

Semir Rambut Langsung Keramas: Bahaya dan Penanganan Tepatnya

Rambut merupakan mahkota yang dimiliki oleh manusia. Setiap orang pasti ingin memiliki rambut yang indah dan menarik. Demi mewujudkannya, ada banyak cara yang bisa dilakukan salah satunya yaitu dengan mewarnai atau semir rambut. Mewarnai atau semir rambut merupakan suatu trend bagi kalangan usia muda atau remaja, tidak hanya usia remaja tetapi semir rambut juga diminati oleh usia dewasa dan lanjut. Kebanyakan orang merasa menjadi lebih percaya diri setelah mewarnai rambut, terutama pada usia lanjut yang mewarnai rambut dengan tujuan untuk menutupi rambut putihnya atau uban. Biasanya orang-orang mewarnai rambut dengan datang ke orang yang ahli atau salon untuk hasil yang maksimal, tapi ternyata mewarnai rambut juga bisa dilakukan sendiri di rumah, tergantung keinginan masing-masing orang. Cara mewarnai rambut sendiri pun sudah mulai dikenal dan cukup mudah dilakukan.

ads

Mewarnai atau semir rambut sebenarnya diperbolehkan, akan tetapi harus diingat mewarnai rambut secara berulang dan terus menerus tentunya dapat mengakibatkan rambut menjadi rusak, bukan hanya pada rambut tetapi bisa berpengaruh pada kulit kepala kita. Meskipun semua jenis cat rambut merupakan bahan kimia yang dapat membuat rambut rusak, setidaknya kita harus meminimalisir dan mencegah terjadinya kerusakan tersebut. Cara mencegah kerusakan pada rambut yaitu dengan melakukan perawatan.

Dalam mewarnai rambut tentunya ada perawatan yang harus dilakukan sebelum dan setelah rambut diwarnai. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kesalahan yang membuat rambut Anda menjadi rusak, tidak tahan lama, dan hasilnya tidak sesuai dengan harapan. Perlu kalian ketahui, ternyata ada beberapa larangan atau pantangan setelah mengecat rambut atau melakukan semir rambut, salah satunya yaitu berkaitan dengan perilaku keramas langsung. Apa saja pantangan itu? Bolehkah semir rambut langsung keramas? Apakah berbahaya? Tentunya ini berpengaruh pada rambut kita sendiri. Jadi sebenarnya untuk membuat rambut kita tetap sehat, apa saja yang harus kita penanganan setelah mewarnai rambut, dan kenapa hal ini harus dilakukan? Simak penjelasan berikut ini.

1. Keramas atau mencuci rambut setelah proses pewarnaan

Keramas atau mencuci rambut sesaat setelah mewarnai rambut sebaiknya harus dihindari. Sebenarnya, keramas setelah mewarnai rambut tidak dilarang dan diperbolehkan saja akan tetapi sangat disarankan harus menunggu beberapa hari atau setidaknya 48 jam setelah proses pewarnaan rambut dilakukan. Hal ini untuk mencegah terjadinya pemudaran warna rambut karena pada dasarnya cat rambut tersebut memerlukan waktu untuk bisa tahan lama meresap dan menempel pada rambut Anda.

2. Berenang setelah mewarnai rambut

Berenang sesaat setelah mewarnai rambut tentunya tidak diperbolehkan karena sama halnya dengan mencuci rambut atau membasahi rambut. Tetapi ternyata meskipun sudah beberapa hari dari proses pewarnaan rambut, berenang tetap tidak dianjurkan. Alasannya yaitu, air kolam renang biasanya mengandung klorin. Seperti yang sudah diketahui, klorin merupakan bahan kimia yang dapat merusak kutikula rambut dan dapat merubah warna rambut Anda. Sangat di sayangkan bukan? Ketika Anda berusaha mewarnai rambut untuk terlihat lebih indah tetapi hal itu dapat berubah jika Anda sering berenang.

3. Penggunaan air hangat dan panas

Bagi kamu yang sudah mewarnai  rambut dan menginginkan rambut kamu tetap sehat, sebaiknya hindari penggunaan air hangat atau panas yang terlalu sering saat mencuci rambut. Kenapa demikian? Air panas ternyata dapat membuat rambut berwarnamu menjadi mudah patah, kering dan kusam. Tidak hanya membuat rambut kering, menurut beberapa ahli, ternyata suhu panas juga dapat memudarkan warna rambut dan membuka kutikula rambut yang sangat berperan penting menjaga kelembaban rambut. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk membilas rambut dengan air dingin kemudian dikeringkan dengan handuk. Ini akan membuat warna rambut Anda menjadi lebih tahan lama.

4. Gunakan shampoo dan kondisioner khusus

Sponsors Link

Keramas menggunakan shampoo dan kondisioner khusus sangat dianjurkan bagi Anda yang sudah mewarnai rambut. Penggunaan kondisioner dan shampoo untuk rambut berwarna merupakan hal utama sebagai cara merawat rambut berwarna. Shampoo dan kondisioner khusus untuk rambut yang diwarnai akan membantu menutrisi rambut Anda dan mempertahankan kualitas warna pada rambut. Sebaiknya juga hindari penggunaan shampo anti ketombe dan shampoo yang mengandung sulfat untuk keramas, karena shampo jenis ini justru akan membuat rambut rusak, kaku dan warna rambut cepat pudar.

5. Hindari keramas setiap hari

Keramas memang diperbolehkan setelah 48 jam setelah proses pewarnaan rambut. Keramas dapat mengatasi rambut Anda yang lembek dan berminyak, meskipun begitu keramas yang terlalu sering atau bahkan tiap hari dapat merusak rambut Anda. Khususnya bagi Anda yang memiliki rambut berwarna, selain merusak kualitas rambut keramas setiap hari juga akan membuat warna rambut Anda yang indah akan memudar lebih cepat dan tidak tahan lama.

Dari penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa keramas sesaat setelah semir rambut tidak diperbolehkan. Hal ini tidak berbahaya, akan tetapi dapat membuat warna rambut menjadi cepat memudar dan tidak tahan lama karena memerlukan waktu untuk proses menyerapnya cat warna pada rambut. Tidak ada waktu yang panjang untuk Anda menikmati hasil setelah mewarnai rambut jika Anda langsung mencuci rambut setelah proses pewarnaan. Selain itu juga, ada hal-hal lainnya yang perlu diperhatikan yang berkaitan dengan keramas setelah mewarnai rambut, yang demikian hal tersebut merupakan suatu perawatan untuk menghasilkan rambut berwarna yang sehat dan sebagai upaya agar terhindar dari dampak negatif mewarnai rambut.

, , , ,




Oleh :
Kategori : Kesehatan Rambut