Sponsors Link

Luka Dikulit Kepala, Berbahayakah? Apa Penyebabnya?

Rambut. Siapa sih yang tidak sayang dengan bagian tubuh yang satu ini? Yup, rambut adalah salah satu bagian tubuh yang spesial dan sering kali dikenal dengan sebutan “mahkota kepala”. Bukan hanya kaum wanita saja memperhatikan kesehatan rambutnya, namun kaum pria juga memperhatikan kesehatan rambutnya mengingat bagian dari kepala ini juga menunjukkan betapa pedulinya kita pada kesehatan serta kebersihan tubuh. Berbagai perawatan bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan rambut kita, mulai dari keramas hingga creambath yang bisa kita lakukan di salon. Sebaiknya berapa hari sekali sih kita mencuci rambut dalam seminggu? Pertanyaan yang satu ini sering kali muncul dan jawabannya masih sering kali ambigu, alias banyak masyarakat yang bilang untuk tidak terlalu sering mencuci rambut dan sebagian masyarakat lainnya berasumsi untuk sering mencuci rambut agar rambut tetap sehat dan tentu saja agar menjaga penampilan rambut agar tetap terlihat prima. Lalu jawaban apa yang sebenarnya tepat untuk permasalahan yang satu ini?

ads

Dilema masyarakat mengenai permasalahan ini membuat beberapa peneliti juga penasaran dan melakukan penelitian; dan berbekal berbagai penelitian inilah diketahui bahwa seberapa sering tidaknya kita mencuci rambut berdasarkan pada berbagai faktor, seperti tipe rambut, gaya hidup, serta kondisi lingkungan di mana kita tinggal. Contohnya saja rambut berminyak yang sebaiknya dicuci tiap hari dengan shampo yang mengandung pelembab ekstra, rambut kering yang sebenarnya juga butuh untuk sering dicuci namun dengan jumlah sampo yang sedikit, dan lain-lain. Merawat rambut membutuhkan tenaga yang esktra bukan? Memangnya kenapa sih kita perlu merawat rambut dengan telaten – atau bahkan lebih daripada bagian tubuh lainnya?

Penyebab Luka di Kulit Kepala

Seperti layaknya bagian tubuh lainnya, rambut – lebih tepatnya bagian kepala kita tentu saja membutuhkan perhatian agar kesehatannya tetap terjaga. Memangnya apa yang akan terjadi jika kita kurang melakukan merawat bagian tubuh yang satu ini? Tentu saja akan muncul berbagai permasalahan pada rambut atau bahkan kulit kepala, seperti munculnya ketombe, kutu, rambut yang mudah patah, berubah warna menjadi putih, kusam, rambut bercabang, ataupun rapuh. Apakah hanya itu saja permasalahan yang bisa dialami oleh rambut – atau lebih tepatnya bagian kepala kita?

Tentu saja tidak! Apabila kulit kepala kurang mendapat perhatian atau perawatan, kulit kepala juga bisa menjadi kering, gatal, berminyak, bahkan muncul luka pada kulit kepala. Lho memangnya kepala kita juga bisa mengalami luka seperti bagian tubuh lainnya? Memangnya apa sih yang menyebabkan timbulnya luka di kepala ini? Apa yang harus kita lakukan ketika muncul luka pada kepala? Nah pastilah beberapa tipe pertanyaan ini sering kali muncul mengingat LUKA pada bagian tubuh manapun perlu segera ditangani agar tidak terjadi infeksi dan tentu saja berdampak buruk terhadap kesehatan kita. Sebenarnya seberapa berbahaya sih luka di kepala kita ini?

Bahaya Luka di Kulit Kepala

Munculnya luka pada kepala bukan hanya menimbulkan rasa sakit pada bagian atas tubuh kita, namun juga sering kali menimbulkan rasa malu pada kita karena luka ini juga bisa menyebabkan kebotakan pada kulit kepala kita – dan ukurannya pun bisa dari kecil hingga besar. Apakah luka pada kepala ini serius? Sebagian besar luka yang muncul pada kepala ini tidak serius, namun apabila luka ini tidak kunjung sembuh bukanlah ide yang buruk jika kita berkonsultasi pada dokter mengenai penanganan apa yang harus kita lakukan dan tentu saja mengetahui penyebabnya agar kelak di kemudian hari kita tidak lagi mengalami permasalahan ini. Sebaiknya kita juga segera menemui dokter atau ahli kulit ketika kita merasa luka di kepala ini tidak segera sembuh atau justru luka ini BERTAMBAH BANYAK. Cukup mengerikan bukan?

Tentu saja kita tidak ingin hal ini terjadi bukan? Nah pada kesempatan kali ini, kita bukan saja hanya membahas seberapa berbahaya atau tidaknya luka di kulit kepala kita, namun juga mengetahui berbagai penyebab munculnya luka ini sehingga kita bisa lebih hati-hati atau perhatian terhadap berbagai faktor tersebut. Nah kira-kira apa saja ya yang menjadi penyebab munculnya luka di kepala ini? Daripada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasan yang satu ini?

1. Shampoo

Sponsors Link

Ketidakcocokan kulit kita dengan shampoo yang kita gunakan juga bisa menyebabkan luka pada kepala lho! Seperti yang kita tahu, kulit bisa sensitif terhadap bahan kimia tertentu – tak terkecuali kulit kepala juga sensitif terhadap berbagai kandungan yang terdapat pada shampoo ataupun juga berbagai kondisioner serta berbagai produk perawatan rambut lainnya. Apabila kita tidak segera menghentikan pemakaian shampoo ini maka kulit kepala kita akan menjadi merah, sakit, bahkan juga bisa menimbulkan rasa gatal yang luar biasa. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya kita menghentikan pemakaian produk ini dan beralih ke produk lainnya. Ketika kita sudah berhenti menggunakan produk ini biasanya luka tersebut akan hilang pada kurun waktu 2 hingga 4 minggu dan apabila tidak kunjung hilang sebaiknya kita segera menemui dokter untuk penanganan lebih lanjut.

2. Kista

Penyebab luka pada kepala kedua adalah kista, yaitu  kantong jaringan yang terbentuk di bawah kulit dan tumbuh dengan perlahan dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit pada kulit kepala. Kista biasanya menyebabkan benjolan pada kulit kepala dan apabila pecah akan mengeluarkan cairan kental dan bau busuk; dan hal ini juga menjadi salah satu penyebab rambut bau. Tentu saja kita tidak ingin penanganan kista ini terlambat bukan? Untungnya kista sangatlah mudah dideteksi yaitu ketika menyisir rambut kita akan merasakan bagian kulit yang kasar dan akan meninggalkan kotoran putih pada sisir. Lalu bagaimana cara menangani permasalahan ini dengan tepat? Ketika kista ini semakin menimbulkan rasa tidak nyaman, kita bisa berkonsultasi pada dokter untuk segera mendapatkan penanganan yang tepat.

3. Kutu rambut

ads

Kutu rambut merupakan salah satu serangga yang paling sering menyebabkan luka pada kulit kepala kita. Adanya kutu rambut pada kulit kepala tidak menimbulkan rasa sakit, namun justru menimbulkan rasa gatal yang luar biasa dan karena rasa gatal inilah kita akan menggaruk kulit kepala dan berujung pada timbulnya luka. Lalu bagaimana kita mengetahui ada tidaknya kutu rambut pada kulit kepala? Biasanya kita akan menemukan telur dari kutu rambut ini pada sisir dan tidak jarang juga kita menemukan induknya. Kita bisa menggunakan shampoo anti kutu untuk pertolongan pertama pada permasalahan kutu rambut ini ataupun dengan  mencoba cara menghilangkan kutu rambut dengan bawang merah yang berarti kita memanfaatkan berbagai bahan alami yang ada di sekitar kita. Namun  apabila kutu rambut tidak kunjung hilang tentu saja ada baiknya kita menemui dokter agar kita segera mendapat penanganan yang tepat.

4. Psoriasis

Psoriasis adalah suatu penyakit kulit yang biasanya muncul ketika kita mengalami stres ataupun infeksi dan bisa juga disebabkan karena iklim yang tidak bersahabat – lebih tepatnya ketika iklim dingin ataupun kering. Psoriasis biasanya muncul dengan bercak merah ataupun bintik-bintik kecil dan menyebabkan kulit menjadi kering bahkan menjadi pecah-pecah serta tentu saja menimbulkan rasa gatal yang luar biasa pada kulit kepala. Penanganan pertama yang bisa kita berikan untuk permasalahan ini adalah dengan menggunakan shampoo yang mengandung salicylic acid dan tentu saja apabila permasalahan ini tidak kunjung membaik kita membutuhkan pertolongan lebih lanjut dari dokter.

5. Folikolutis

Folikolutis adalah salah satu penyebab kulit kepala terluka dan bentuknya menyerupai jerawat yang memerah dengan nanah atau tidak pada titik tengahnya. Folikolutis bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti: bakteri, iritasi setelah kita memotong rambut, keringat berlebihan, ataupun karena berbagai bahan kimia yang terdapat pada produk perawatan rambut yang kita gunakan.  Folikolutis bukanlah suatu permasalahan yang serius dan biasanya akan hilang dengan sendirinya apabila kita tidak menyentuhnya secara berlebihan karena hal ini dapat menyebabkan folikolutis membesar. Kita juga bisa menghangatkan daerah sekitar folikolutis muncul agar folikolutis segera kempes dan hilang atau bisa juga kita beri krim anti-biotik. Apabila folikolutis tidak kunjung hilang, kita bisa berkonsultasi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

6. Dermatitis

Penyebab luka pada kepala yang terakhir alias ke-enam adalah dermatitis, yaitu salah satu jenis eksema yang paling sering terjadi pada kulit kepala dan biasanya berupa ruam merah ataupun bercak bewarna keabuan dan menimbulkan ketombe pada orang dewasa. Permasalahan yang satu ini biasanya muncul karena faktor cuaca – lebih tepatnya ketika cuaca sangat dingin dan akan menimbulkan rasa gatal pada kulit kepala serta menyebabkan kita akan menggaruk kulit kepala yang tentu saja berujung pada timbulnya luka. Luka yang timbul ini juga berujung pada rontoknya rambut kita dan kita bisa mengatasinya dengan menggunakan shampoo anti-jamur sebagai pertolongan pertama.

Nah itu tadi adalah beberapa penyebab luka pada kulit kepala, bukanlah suatu hal yang sulit untuk diatasi bukan? Satu hal yang perlu kita ingat adalah untuk tetap menjaga kesehatan kulit kepala kita dan tentu saja kebersihan badan secara keseluruhan untuk meminimalisir timbulnya berbagai permasalahan yang telah disebutkan di atas, lebih tepatnya untuk mencegah timbulnya luka pada kulit kepala. Siapa sih yang mau kulit kepala kita terinfeksi atau siapa sih yang mau sakit? Pastinya tidak ada yang mau kan? Untuk mencegah hal ini terjadi, kita juga bisa melakukan perawatan rambut di rumah dan lebih baik lagi kita bisa memanfaatkan berbagai bahan alami, seperti memanfaatkan lidah buaya, minyak almond, cuka apel, baking soda, dan lain-lain. So, tunggu apalagi untuk memulai pola hidup yang lebih sehat? Yuk kita mulai dari sekarang!

, ,
Oleh :
Kategori : Kesehatan Rambut