Sponsors Link

5 Efek Samping Menghilangkan Ketombe Dengan Garam Yang Perlu Diperhatikan

Salah satu masalah rambut paling umum yang dialami sebagaian besar orang adalah rambut berketombe. Penyebab kulit kepala terkelupas seperti ketombe bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mulai dari gaya hidup anda sehari-hari yang mungkin kurang memperhatikan kesehatan rambut, atau makanan penyebab ketombe yang anda konsumsi. Cara keramas anda juga bisa mempengaruhi timbulnya ketombe pada kulit kepala anda. Jika anda kurang bersih dalam membilas lambut setelah keramas, hal ini bisa membuat sisa shampo yang masih menempel menumpuk bersama kulit mati dan menimbulkan ketombe.

ads

Jika masalah ketombe sudah muncul maka tidak ada cara lain selain segera mengatasi ketombe tersebut. Anda bisa menggunakan shampo untuk rambut ketombe hingga mencoba berbagai perawatan dengan bahan alami yang cukup populer dilakukan orang. Salah satu bahan alami yang diyakini dapat mengatasi masalah ketombe pada umumnya adalah cara menghilangkan ketombe dengan garam.

Salah satu bumbu masakan ini ternyata juga memiliki manfaat sebagai bahan perawatan rambut alami. Khasiat air garam untuk rambut biasa dijadikan sebagai air keramas untuk menghilangkan ketombe. Air garam juga bisa dicampurkan dengan bahan lainnya seperti, lemon, jeruk nipis, dan minyak zaitun.

Dampak Pemakaian Garam untuk Ketombe yang Berlebihan

Namun, ternyata terdapat efek samping menghilangkan ketombe dengan garam yang perlu anda ketahui. Garam memiliki kandungan yodium, natrium, dan mineral yang memiliki manfaat bagi tubuh kita. Namun, kelebihan garam juga dapat memberikan efek samping bagi kesehatan kita. Asupan garam normal bagi orang pada umumnya adalah satu setengah hingga dua sendok teh perharinya. Jadi anda juga harus memperhatikan takaran garam yang anda pakai saat membuat air garam untuk keramas.

Berikut berbagai efek samping menghilangkan ketombe dengan garam yang perlu anda simak.

1. Menyebabkan kerontokan

Salah satu efek samping penggunakan air garam berlebih pada rambut adalah kerontokan. Cara keramas dengan air yang benar tidak pernah disarankan untuk mendiamkan rambut lama-lama dengan air garam seperti pada perawatan alami lainnya. Rambut harus segera dibasuh setelah keramas dengan air garam. Karena jika terjadi proses pengeringan air garam pada rambut, hal ini bisa menjadi awal mula terjadinya kerontokan pada rambut. Jika diteruskan, bisa menimbulkan kebotakan.

2. Rambut rapuh dan kering

Proses pengeringan air garam pada helai rambut juga bisa membuat rambut menjadi kering dan rapuh. Banyak resep perawatan ketombe dengan garam menyarankan menggunakan garam laut. Garam laut memang ampuh untuk menghilangkan ketombe, namun juga memiliki zat yodium yang keras dan bisa merusak kestabilangan kandungan minyak alami pada rambut anda. Oleh karena itu, memperhatikan takaran dan cara keramas dengan air garam harus diperhatikan.

3. Tumbuhnya uban pada rambut

Rambut berbuban memang merupakan salah satu proses penuaan pada rambut yang normal dialami setiap orang. Uban biasanya mulai muncul bagi orang yang mulai mengijak usia 50 tahun. Namun, salah satu efek samping menghilangkan ketombe dengan garam adalah munculnya rambut beruban pada usia dini.

Selain membuat rambut menjadi rapuh, kering, dan mudah rontok, air garam juga dapat menyebabkan uban. Hal ini terjadi karena kadungan yoduim pada tubuh yang stabil bisa terganggu karena masalah asupan garam. Oleh karena, memperhatikan asupan garam amatlah penting.

Sponsors Link

4. Timbulnya gatal-gatal

Efek samping menghilangkan ketombe dengan garam satu ini bisa bersifat sementara. Saat sedang melakukan keramas dengan air garam, anda akan merasakan gatal pada kulit kepala anda karena garam memiliki tekstur yang kasar.

Garam juga sedikit menimbulkan rasa panas dan tidaknya nyaman pada kulit kepala dalam waktu beberapa saat. Oleh karena itu, normalnya keramas air garam hanya memakan waktu selama 15 menit. Setelah itu jangan lupa dibilas hingga bersih hingga sela-sela kulit kepala agar tidak menghilangkan rasa gatal berkepanjangan.

5. Iritasi pada kulit kepala

Beberapa tips tentang menghilangkan ketombe dengan garam menyarankan pengaplikasian garam secara langsung pada kulit kepala tanpa media air. Hal ini lebih beresiko untuk meninggalkan sisa-sisa garam pada sela-sela kulit kepala anda.

Sponsors Link

Karena garam terdiri dari butir-butir kristal kecil yang bersifat lengket jika hanya terkena sedikit air. Jika mulai timbul gatal-gatal dan anda tidak membilas dengan bersih, gatal-gatal yang muncul bisa berubah menjadi iritasi pada kulit kepala anda. Lebih baik gunakan media air untuk mengaplikasikan garam pada rambut. Larutkan garam pada air hangat agar butir-butir kecil garam tidak menyangkut pada sela-sela rambut dan menimbulkan iritasi.

Itu tadi lima efek samping menghilangkan ketombe dengan garam yang patut anda perhatikan. Selain khasiatnya, anda juga harus paham bahaya garam untuk rambut sebelum memutuskan untuk melakukan perawatan menghilangkan ketombe dengan garam. Berikut rangkuman hal-hal apa saja yang harus anda perhatikan untuk menghindari efek samping pada penggunaan garam.

  • Gunakan media air hangat untuk mengaplikasikan garam pada rambut. Garam yang larut pada air hangat akan lebih aman untuk diaplikasikan pada kulit kepala dan rambut anda.
  • Keramas denga air garam cukup memakan waktu 15 menit, kemudian bilas hingga bersih.
  • Jangan terlalu sering keramas dengan air garam, perawatan ini cukup dilakukan satu atau dua kali dalam seminggu. Keramas dengan shampo juga tetap dibutuhkan untuk menutrisi dan menjaga keharuman rambut anda.

Itu tadi informasi tentang efek samping garam dan cara meminimalisasir dampaknya. Semoga bermanfaat.

, , ,