Sponsors Link

15 Cara Mewarnai Rambut Sendiri Secara Alami

Cara Mewarnai Rambut Dengan MudahTerkadang, cara mewarnai rambut pada sebagian orang merasa malas untuk datang ke salon. Dengan alasan mahal, jauh, tidak sesuai, malu dan sebagainya. Tak jarang memotong rambut saja dilakukan oleh orang terdekat seperti ayah, ibu atau sanak saudara lainnya. Hal ini mungkin berlaku bagi anda yang tidak ingin pergi ke salon untuk mewarnai rambut. Meskipun mitosnya mewarnai rambut sendiri akan gagal. Tetapi sekarang ini cukup banyak orang yang melakukan pewarnaan rambut dirumah.

ads

Apalagi bahan pewarna rambut berkualitas tak hanya dimiliki oleh salon terkenal, namun kita sendiri bisa membelinya secara bebas apalagi dengan menggunakan onlineshop. Teknologi juga mendukung kegiatan manusia saat ini, mereka yang ingin mewarnai rambut sendiri tak jarang melakukannya di rumah dengan bantuan video dari media sosial seperti instagram atau youtube. Agar tidak gagal bagaimana tips yang tepat mewarnai rambut dengan benar ?

1. Baca Informasi Sebelumnya

Kebiasaan masyarakat Indonesia atau mungkin kebanyakan konsumen jarang sekali membaca apa saja informasi yang tertera pada kertas informasi atau bungkus kemasan pewarna tersebut.  Informasi ini biasanya berisi kandungan atau bahan baku pembuat pewarna rambut, cara menggunakan dan juga berapa lama atau kadaluarsa pewarna rambut tersebut. Hal ini penting mengingat perusahaan sudah menyediakan berbagai penjelasan dan jika ada kesalahan umumnya, sebagai berikut:

  • Hal tersebut terjadi karena keteledoran kita sebagai pengguna.
  • Namun jika terjadi satu dan lain hal yang tidak diinginkan ketika anda menggunakan pewarna rambut, maka anda bisa mempertanggung-jawabkan jika memang keterangan tersebut tidak tertera pada kertas/informasi yang ada di box pewarna rambut tersebut. (Baca: Cara Membuat Rambut Bervolume)

2. Pilih Produk yang Tepat

Ada banyak sekali brand atau merek dagang pewarna rambut, di Indonesia sendiri sudah sangat banyak pilihan produk cara membuat rambut ombre untuk pewarna rambut. Tugas anda adalah memilih dengan tepat yang mana saja produk yang sesuai dengan keinginan.

Selain itu, kembali pada poin awal produk mana yang cocok dengan informasi yang sudah anda dapatkan, misalnya pewarna yang tidak merusak kulit, membahayakan tubuh dan lainnya. Setiap produk juga umumnya memiliki warna yang agak berbeda-beda, meskipun judulnya mungkin sama-sama biru atau sama-sama merah, sebagai berikut:

  • Memilih produk cat yang baik juga yang harus diformulasikan dengan nutrisi lengkap.
  • Kandungan cat yang bagus haruslah memiliki berbagai vitamin yang bagus untuk rambut, selain itu jangan tergiur atau tergoda dengan harga atau iklan yang mengatakan produknya bagus.
  • Selama cat rambut itu mungkin agak mahal namun memiliki kandungan menyehatkan rambut kenapa tidak untuk dipilih.

3. Pilih Warna

Memilih warna merupakan hal yang sulit dilakukan namun juga mudah dilakukan. Untuk memilih warna yang tepat mungkin bisa melihat dari warna kulit yang anda miliki, khususnya karena penduduk Asia memiliki warna kulit antara semi putih, kuning, dan sawo matang. Sehingga anda memerlukan warna rambut yang membuat kulit tampak cerah namun bukanlah warna yang menor layaknya neon atau warna yang terlalu mencolok. Warna yang cocok yakni:

  • Cokelat
  • Hitam Biru/Biru Hitam
  • Mahogani tua ataupun sedang
  • Biru tua keunguan
  • Burgundy
  • Merah keunguan
  • Merah cokelat dan,
  • Merah tembaga

4. Beli Pewarna Dengan Ukuran Cukup

ads

Setelah menentukan akan membeli produk apa maka anda harus bisa menganalisa sebanyak apa pewarna yang dibutuhkan oleh anda. Jika rambut anda panjang, maka perkiraan dibutuhkan yakni 1 hingga 1,5 bungkus pewarna rambut.

Namun jika rambut anda panjang dan tebal tak jarang hingga menghabiskan 2 dus atau 2 kemasan pewarna rambut. Untuk anda yang memiliki rambut tipis maka beruntunglah, karena tidak menghabiskan terlalu banyak pewarna. Namun pewarna bukan cara agar rambu cepat panjang dengan otomatis ya, ini mitos yang salah, sebagai berikut:

  • Beli pewarna sesuai ukuran yang dibutuhkan, jangan sampai kurang karena nanti hasilnya tentu saja akan tanggung. Namun jangan sampai berlebihan juga karena pewarna hanya terbuang sia-sia.
  • Terutama jika anda membeli pewarna cat rambut yang mahal. Selain itu, anda bisa mensiasatinya dengan pewarna yang sudah berbentuk cair atau liquid dan juga tinggal mengaplikasikannya.
  • Umumnya dijual dalam bentuk tabung besar per ml bukan kemasan sekali pakai saja.

5. Baru Pertama Kali di Warnai

Jika anda baru pertama kali melakukan pewarnaan rambut, maka step ini sangatlah penting. Dimana rambut yang belum pernah diwarnai tentu masih berwarna hitam/cokelat/ sesuai dengan warna rambut asli anda. Sayangnya jika anda langsung mengaplikasikan pewarna rambutnya maka warna tidak akan keluar. Berikut cara yang terbaik untuk melakukan pertama warna rambut:

  • Untuk itu, anda harus melakukan bleaching dimana kegiatan tersebut dilakukan untuk menghilangkan pigmentasi rambut dan merubah warna rambut menjadi pirang.
  • Sehingga ketika mengaplikasikan cat rambut maka bisa dilakukan dengan mudah. (Baca: Cara Menghitamkan Rambut)

Umumnya untuk melakukan bleaching anda harus membeli bahannya tersendiri, karena tidak termasuk kedalam satu paket kemasan pewarna rambut. Bleaching mudah ditemukan dan bisa anda beli di tempat, yang notabene tempat anda membeli pewarna rambut tersebut. Semua salon yang melakukan pewarnaan rambut sekalipun ikut menggunakan bleaching untuk memaksimalkan warna rambut. (Baca: Tips Merawat Rambut Smoothing)

6. Lihat Kondisi Rambut

Ketika anda ingin melakukan cara mewarnai rambut, sebaiknya lihat dulu kondisi rambut ketika akan diwarnai. Cat rambut umumnya dibuat dari bahan kimia yang meskipun diklaim aman namun bahan kimia tetap berpotensi untuk merusak. Jika rambut anda dalam keadaan sedang rusak seperti bercabang rontok, pecah atau berketombe bisa dilakukan dengan cara menghilangkan ketombe dengan garam sebaiknya hindari terlebih dahulu pewarnaan rambut.

Selain itu, jika menambahkan bahan kimia ketika rambut dalam kondisi rusak tentu akan memperparah keadaan rambut dan hasilnya tidak akan maksimal. Rambut rusak yang diberi warna tentu akan semakin terlihat kerusakannya dan hal tersebut bukanlah opsi yang bagus.

7. Gunakan Pada Area Tangan Dulu

Apakah kalian pernah mendengar mengenai alergi pewarna rambut ? atau mereka yang mengalami kejadian tidak mengenakan karena cat rambut. Hal ini terjadi karena beberapa orang mengalami alergi atau anti pada bahan kimia yang terkandung di cat warna. Nah jika tidak ingin mengalami kejadian mengerikan, dianjurkan untuk mencoba dulu cat warna tersebut dibagian tangan. Cukup oleskan sedikit saja dan lihat reaksi kulit yang terkena cat rambut tersebut. Jika tidak terjadi hal-hal yang membahayakan anda bisa menggunakannya namun jika bermasalah maka coba hentikan penggunaan cat rambut tersebut.  (Baca: Cara Blow Rambut Sendiri)

8. Melakukan Pewarnaan

Saat melakukan pewarnaan, cobalah untuk di ruang yang agak tertutup dengan kondisi suhu yang tidak panas. Hal ini penting untuk menghindari anda sedang merasa keringetan dan lainnya. Sehingga keringat dan pori-pori yang terbuka bisa terkena bahan kimia dan diserap oleh kulit kepala. Sebaiknya lakukan pada suhu 20-25 derajat celcius.

Jangan juga terlalu dingin karena proses pewarnaan akan sulit dilakukan. Selain itu ketika melakukan pewarnaan maka anda harus memastikan rambut yang akan diwarnai kering, cobalah untuk keramas satu hari sebelumnya karena setelah pewarnaan anda akan libur keramas. Setelah itu anda gunakan minyak atau vitamin setelah keramas agar rambut berkilau dan dalam kondisi baik ketika diwarnai. (Baca: Model Rambut Pria Berponi)

9. Habiskan Sisa Cat

Sponsors Link

Ketika anda mewarnai cobalah untuk membeli pewarna kemasan saja, karena anda bukanlah salon yang kemungkinan akan menggunakan cat rambut yang sama dalam waktu dekat seperti 1-2 hari. Selain itu, bentuk pewarna rambut kemasan merupakan pewarna sekali seduh atau sekali digunakan. Jika pewarna rambut bersisa maka anda tidak bisa menggunakannya lagi di lain waktu. Karena pewarna sudah dicampur dengan berbagai bahan seperti perekat warna, vitamin dan lainnya yang jika dicampurkan pada bahan lain dan didiamkan tentu sudah tidak ada efek atau manfaatnya lagi. Selain itu, sayang jika pewarna rambut yang anda beli bersisa banyak dan tidak digunakan. (Baca: Model Rambut Pesta)

10. Gunakan Penutup Kepala

Penutup kepala merupakan alat penting lainnya saat mewarnai rambut. Penutup kepala atau biasa disebut “shower cap”. Terkadang beberapa pewarna rambut kemasan memberikan penutup kepala berbahan plastik secara free. Namun jika tidak ada maka anda harus menyiapkannya sendiri. Gunanya pelindung atau penutup kepala agar warna rambut menyerap dengan baik ke batang rambut. Selain itu, ketika kita duduk atau mungkin ini bersandar, rambut tidak akan mengenai benda-benda karena nantinya warna akan menempel dan sulit hilang. (Baca: Cara Memotong Rambut Sendiri Model Layer)

11. Beri Vitamin Rambut

Rambut membutuhkan cukup banyak perawatan dan salah satunya adalah vitamin, apalagi jika rambut diberi bahan kimia seperti pewarnaan. Maka vitamin untuk rambut tidak boleh dihentikan penggunannya. Kecuali rambut anda mempunyai model rambut panjang berponi memang sudah dalam keadaan baik. Namun, vitamin bukanlah obat melainkan bahan pendukung agar rambut tetap sehat dan berkilau, penggunannya yang terus menerus memang tidaklah baik namun anda bisa tetap memberinya dengan intensitas waktu yang dikurangi. Selain itu anda bisa mengganti vitamin menggunakan bahan alami sehingga lebih aman dan tentunya bukan bahan kimia yang bisa merusak cat rambut atau melukai kulit kepala anda jika digunakan dalam jangka panjang.

12. Jangan Keramas

Peringatan jangan keramas bukan berarti anda tidak boleh keramas selamanya ya. Dimana anda bisa menunda keramas setelah pewarnaan rambut. Misalnya ketika datang ke salon dan mewarnai rambut, para pakar atau petugas akan memberitahukan anda untuk tidak keramas selama 2 atau 3 hari setelah pewarnaan rambut. Mungkin akan terasa tidak nyaman dan lainnya. Namun hal ini penting untuk menghasilkan warna rambut yang maksimal dan juga bagus setelah melewati satu minggu pertama rambut diwarnai terutama jika rambut anda bergelombang. (Baca: Cara Membuat Rambut Bergelombang)

Hari keempat dan seterusnya, anda bisa kembali pada rutinitas anda untuk keramas dan melakukan perawatan pada rambut.Kenapa tidak boleh keramas ? sebenarnya ketika kita tidak keramas selama maksimal 3 hari tentu anda tahu bahwa rambut akan menghasilkan minyak yang umumnya membuat rambut lepek. Nah, minyak tersebut melindungi kulit kepala dari iritasi yang tidak diinginkan. Rapihkan rambut dengan cara sanggul rambut kemudian tutupi dengan cap.

Minyak alami ini juga membawa pewarna rambut pada bagian batang rambut agar mudah merata warnanya dan penyebaran warna rambut menjadi maksimal. Jadi anda sudah tahu kan jangan sampai keramas dulu ketika setelah mewarnai rambut. (Baca: Cara Memotong Rambut Sendiri)

13. Ubah Sampo

Mengubah sampo dengan merek lain atau jenis lainnya memang beresiko dan tentunya membuat kita menjadi malas keramas. Terkadang beberapa orang sudah menetapkan sampo favorit mereka karena kecocokan tersendiri. Hal ini juga berpengaruh pada warna rambut yang cepat rusak dan rambut yang nantinya juga akan rusak, jika menggunakan sampo sembarangan. (Baca: Cara Merawat Rambut Rusak)

Setelah menggunakan pewarna, cobalah untuk mengganti sampo serta kondisioner yang mengandung bahan pelindung rambut yang sudah diwarnai. Beberapa perusahaan mengeluarkan produk dengan ekstra vitamin atau perlindungan yang ditujukan untuk rambut diwarnai. Sampo dan kondisioner tersebut akan mengcover seluruh rambut yang mungkin rusak atau terganggu karena bahan kimia yang agak keras dari pewarna rambut.

14. Jangan Berenang

Sponsors Link

Ketika mewarnai rambut anda memiliki pantangan lain yang tidak boleh dilakukan selama 2-3 minggu setelah melakukan pewarnaan. Dimana anda tidak bisa berenang atau masuk ke kolam renang dengan kondisi rambut yang basah karena terkena air kolam renang. Alasannya sangat banyak, pertama zat klorin terkandung pada kaporit atau air kolam renang. Terutama jika anda berenang di kolam umum atau kolam sewaan yang sudah tentu menggunakan zat klorin, berikut penyebabnya:

  • Bukan hanya melunturkan warna rambut anda namun klorin bisa mengikis lapisan kutikula yang ada di bagian akar rambut dan berefek buruk baik pada pewarnaan maupun pada kulit rambut.
  • Kulit merupakan area sensitif yang akan berbahaya jika terkena dua paparan bahan kimia kuat sekaligus. Kedua, jika anda berenang sebelum 3 minggu, tentu pewarnaan anda akan sia-sia karena lunturnya warna cat pada rambut anda.
  • Baik yang terkenal akan kekentalannya atau yang mungkin anda beli dengan harga murah. Semuanya bisa rusak jika terkena klorin.

15. Menggunakan Bahan Alami

Nyatanya anda bisa menggunakan bahan alami untuk mewarnai rambut. Apalagi jika anda ibu menyusui atau ibu hamil, bahan yang berbahaya bisa mengganggu perkembangan janin anda dan hal ini tentu saja tidak diinginkan siapapun. Maka ada beberapa rekomendasi bahan alami yang bisa anda gunakan untuk warna rambut, apa saja ?

  • Jus Tomat

Tomat memiliki senyawa lycopene atau likopen yang sangat berguna untuk tubuh. Namun jus tomat juga bisa digunakan untuk mewarnai rambut karena warna tomat yang terang. Jus tomat bisa menjadi alternative tepat yang aman untuk mewarnai rambut tanpa harus terkontaminasi oleh bahan kimia. Jus tomat menghasilkan warna merah agak gelap dan menghasilkan warna agak coklat pada rambut yang hitam legam.

  • Kopi

Kopi merupakan bahan yang baik untuk bisa memberikan warna rambut coklat sampai hitam pada rambut yang beruban. Karena rambut putih atau uban cukup sulit ditutupi namun jika anda ingin bahan yang aman anda bisa menggunakan kopi sebagai bahan utamanya. Giling kopi atau blender biji kopi, lebih bagus biji kopi asli tanpa tambahan gula dan bahan lainnya. Setelah itu seduh dengan air dan aplikasikan kopi tersebut pada bagian rambut anda. Biji kopi yang menghasilkan warna maksimal adalah biji ekspreso. (Baca: Cara Menghilangkan Rambut Uban)

  • Jus Wortel

Anda ingin warna merah cerah yang didapat seperti menggunakan pewarna rambut. Maka jus wortel bisa menjadi alternatif yang tepat untuk memberikan warna tersebut. Wortel haluskan dengan cara jus, kemudian campurkan minyak kelapa maupun kondisioner sedikit saja. Setelah itu oleskan rata pada rambut dan diamkan rambut hingga keesokan harinya. Setelah itu anda bisa membilasnya dan jika belum terlihat terang ulangi cara diatas dan semprotkan sedikit cuka apel agar membantu warna lebih keluar dan tahan lama.

Itulah 15 tips atau cara mewarnai rambut dengan benar, tanpa harus kesalon ataupun menyulitkan anda dengan warna rambut yang gagal. Ada baiknya berhati-hati dengan bahan kimia, terutama jika anda memiliki riwayat penyakit, alergi, bahkan hamil hingga menyusui. Jika masih kesulitan, cobalah baca informasi sebanyak-banyaknya dan minta bantuan orang tua atau teman untuk membantu mewarnai rambut anda, selamat mencoba.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Post Date: Friday 09th, June 2017 / 04:56 Oleh :
Kategori : Tips Rambut