Sponsors Link

23 Cara Bleaching Rambut Sampai Putih Sebelum Mewarnai Rambut

Sponsors Link

Cara Bleaching Rambut Sampai PutihAda banyak alasan mengapa rambut menjadi salah satu hal yang selalu diperhatikan di dalam cara bleaching rambut dalam penampilan seseorang. Bagian tubuh yang satu ini  memang selalu menarik untuk dilihat, mengingat setiap orang akan memiliki jenis, warna, bahkan potongan rambut yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Inilah yang menjadi salah satu penyebab rambut selalu diperhatikan, baik itu secara sepintas ataupun secara keseluruhan. Lalu, bagaimana caranya untuk memiliki rambut yang indah dan menarik?

ads

Melakukan perawatan yang maksimal pada rambut adalah salah satu cara untuk bisa mendapatkan rambut indah dan menarik. Hal ini bukan hanya membuat rambut terlihat menarik saja, namun yang paling penting adalah membuatnya menjadi sehat dan ternutrisi dengan baik. Ketika rambut sehat dan terawat dengan baik, maka dengan sendirinya keindahan rambut akan terlihat dengan jelas. Bagaimanapun juga, rambut yang sehat dan terawat tentu akan selalu menjadi pilihan bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang selalu memperhatikan penampilan serta kesehatan dengan seksama. Namun terkadang sehat saja tentu tidaklah cukup, rambut yang indah dan sesuai dengan trend juga kerap menjadi pilihan banyak orang.

Selain menarik, berbagai trend rambut juga menjadi hal yang penting dan selalu menyenangkan untuk diikuti. Penampilan rambut yang sama dan terkesan itu-itu saja akan sangat membosankan, sehingga sesekali penting untuk membuatnya terlihat berbeda dari biasanya. Bukan hanya potongannya saja yang sesuai dengan trend terkini, rambut juga bisa dibuat berbeda dari biasanya, yakni dengan cara melakukan pewarnaan pada rambut tersebut.

Baca juga:

Tips Lakukan Dengan Cara yang Tepat Bleaching

Mewarnai rambut akan membutuhkan pertimbangan yang matang terlebih dahulu, sebab kegiatan ini bisa saja merusak rambut, terutama jika rambut memang tidak terbiasa dengan berbagai bahan kimia. Alih-alih membuatnya menjadi cara bleaching rambut lebih indah dan menarik, proses pewarnaan bisa saja justru merusak keindahan dan kesehatan rambut itu sendiri. Untuk itu, selalu pahami dengan baik berbagai konsekuensi setiap proses yang dilakukan pada rambut, termasuk proses pewarnaan yang tentu saja akan menggunakan bahan-bahan kimia yang cukup keras.

Berikut yang perlu harus diperhatikan dalam melakukan proses pewarnaan rambut yang benar dan tepat:

  • Untuk sebagian orang, pewarnaan rambut bisa saja dengan mudah dilakukan, terutama bagi mereka yang telah terbiasa melakukannya.
  • Namun pada beberapa kondisi, proses pewarnaan justru tidak berjalan dengan baik, di mana warna rambut tidak berubah atau bahkan terlihat tidak maksimal. Kondisi seperti ini bisa saja terjadi akibat banyak hal, termasuk warna rambut alami yang pada kebanyakan orang Indonesia memang berwarna hitam legam.
  • Rambut yang seperti ini akan sangat sulit untuk diwarnai, sehingga akan lebih tepat jika memilih teknik bleaching saja.
  • Bleaching merupakan proses pewarnaan rambut yang memungkinkan seseorang untuk menerapkan warna-warna terang pada rambutnya, sebab warna terang ini biasanya akan sangat sulit diterapkan pada rambut yang hitam sebagaimana kebanyakan rambut orang Asia (Indonesia).
  • Menggunakan cat rambut biasa akan terasa sulit, sebab rambut yang berwarna hitam legam memang pada dasarnya sulit berubah warna, meskipun proses pewarnaan dilakukan berulangkali. Namun berbeda halnya dengan bleaching, di mana rambut bisa berubah warna sesuai dengan keinginan kita, bahkan untuk pilihan warna-warna yang terang sekalipun bisa diwujudkan. (baca juga: Model Rambut Anak Laki-Laki)

Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa bleaching banyak dijadikan sebagai pilihan. Meski begitu, proses ini harus tetap dilakukan dengan hati-hati, sebab bisa saja proses bleaching harus dilakukan secara berulangkali agar hasilnya maksimal. Pastikan untuk mengikuti setiap tahap dengan baik dan benar, sehingga hasil yang didapatkan juga bisa maksimal. Simak cara melakukan bleaching rambut berikut ini, sehingga rambut menjadi berwarna putih:

1. Persiapkan Rambut dengan Baik Sejak Awal

Sebagaimana dikatakan di atas, proses bleaching akan mengubah rambut menjadi berwarna terang / putih. Namun hal ini tentu tidaklah selalu berhasil dalam satu kali pengerjaan, meskipun hasilnya akan sangat tergantung pada masing-masing orang dan juga jenis produk yang digunakan. Namun jika dilihat secara rata-rata, jelas rambut yang berwarna gelap (hitam) akan membutuhkan beberapa kali proses bleaching terlebih dahulu, hingga akhirnya bisa menjadi putih. Inilah yang perlu menjadi pertimbangan sejak awal, sebab proses bleaching yang harus dilakukan beberapa kali ini akan memiliki peluang untuk merusak rambut.

Cara yang harus dilakukan untuk persiapan rambut yang benar untuk rambut anda sebagai berikut:

  • Pada dasarnya bleaching akan bekerja lebih baik pada rambut yang belum pernah mengalami proses pewarnaan, sebab bleaching bisa bekerja langsung pada rambut yang masih alami.
  • Untuk rambut yang telah / pernah diwarnai, kagiatan ini akan membutuhkan pengulangan.
  • Pastikan rambut dalam kondisi yang baik saat akan dibleaching, sehingga berbagai masalah seperti kerontokan dan juga rambut kering bisa dihindarkan. Hal ini penting untuk dicermati sejak awal, terutama jika ternyata rambut memang dalam kondisi yang tidak begitu sehat / bermasalah. (baca juga: Cara Meluruskan Rambut Keriting)

Agar rambut tidak rusak akibat bleaching, lakukan berbagai tindakan antisipasi sejak awal. Berilah vitamin dan juga nutrisi yang cukup pada rambut, misalnya: menerapkan masker / creambath pada rambut, memberikan tonik secara teratur, menerapkan vitamin / pelembab pada rambut. Lakukan tindakan ini secara teratur, setidaknya 10-14 hari sebelum proses bleaching dilakukan. Hal ini akan mencegah kerusakan dan berbagai masalah lainnya pada rambut selama dan setelah bleaching dilakukan.

Baca juga:

2. Pilih Produk yang Tepat

Ada banyak cara bleaching rambut yang tersedia dengan produk bleaching di pasaran, mulai dari yang harganya murah hingga yang mahal sekalipun. Sangat penting untuk mempertimbangkan produk terbaik, meskipun harga tidaklah selalu menjadi patokan. Setidaknya, carilah informasi yang akurat mengenai produk bleaching yang aman dan tidak merusak rambut, sehingga proses ini akan memberikan manfaat yang maksimal bagi rambut tanpa merusaknya.

Cari informasi produk ini melalui internet, sebab ada banyak situs belanja online atau website dan blog yang dapat dijadikan sebagai sumber informasi terpercaya. Jangan lupa untuk melakukan perbandingan, sebab bagaimanapun juga ada banyak sekali produk di pasaran yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan. Lihat juga hasil kerja produk tersebut melalui testimoni ataupun komentar pengguna sebelumnya pada berbagai media, sehingga akan lebih mudah dalam memilih salah satu produk yang paling tepat. Produk bleaching terdiri dari bubuk pemutih dan juga cairan developer yang akan digunakan bersamaan pada rambut.

3. Persiapkan Berbagai Peralatan yang dibutuhkan

Sponsors Link

Jika produk bleaching telah dipilih dan dibeli, maka hal lainnya yang tak kalah penting untuk dipersiapkan adalah berbagai peralatan yang akan diperlukan untuk proses bleaching tersebut. Hal ini perlu untuk dipersiapkan dengan baik sejak awal, agar proses bleaching bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Ada beberapa peralatan yang wajib dipersiapkan, antara lain:

  • Bubuk pemutih dan juga cairan developer. Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, ada banyak produk bubuk pemutih dan juga developer ini yang beredar luas di pasaran. Khusus untuk cairan developer, ada beberapa pilihan dalam volume yang berbeda, yakni 20, 30, atau 40. Semakin tinggi volume developer, maka akan semakin putih hasil bleaching yang didapatkan. Namun hal ini juga dibarengi dengan aturan pemakian yang berbeda, terutama dalam pengaturan waktunya. Untuk itu, pahami dengan baik hal ini sejak awal, sebab salah dalam mengatur waktu penggunaan developer, dapat mengakibatkan kerusakan pada rambut, bahkan dalam tingkat yang parah sekalipun.
  • Kondisioner untuk melembabkan rambut.
  • Toner khusus, untuk mengatur tingkat warna rambut.
  • Mangkuk untuk mengaduk bubuk pemutih dengan cairan developer.
  • Sisir, termasuk sisir yang khusus digunakan untuk mengecat rambut dan memiliki gagang runcing untuk membagi helai demi helai rambut saat proses bleaching dilakukan.
  • Spatula berbahan plastik untuk mengaduk pemutih dan developer.
  • Sarung tangan untuk melindungi tangan dari produk bleaching.
  • Handuk untuk mengeringkan rambut setelah proses pencucian dilakukan. (baca juga: Tips Membuat Masker)

Hindari untuk menggunakan berbagai peralatan berbahan logam, sebab cairan developer bisa merusaknya. Gunakan juga pakaian lama yang sudah tidak bermasalah jika terkena produk bleaching, bahkan bila ternyata kelak harus dibersihkan dengan menggunakan pemutih pakaian.

4. Lakukan Dengan Hati-Hati

Jika semua bahan dan juga peralatan telah disiapkan dengan baik, maka proses bleaching bisa dilakukan tahap demi tahap. Selama proses ini, penting untuk mengatur waktu dengan baik dan tepat, agar rambut tidak rusak akibat terlalu lama dibleaching. Lakukan tahap demi tahap berikut ini dengan benar:

  • Campurkan Pemutih dengan Developer

Upayakan untuk memiliki pemutih ini dalam ukuran yang pas atau bahkan lebih, agar pemutih cukup untuk digunakan pada semua bagian rambut secara merata. Jika tidak cukup (kurang), maka hasil bleaching juga tidak akan maksimal. Gunakan sarung tangan sebelum melakukan pencampuran, agar pemutih tidak mengotori tangan. Berikut langkah yang selanjutnya yang perlu kalian ketahui selanjutnya:

  • Campurkan bubuk pemutih dengan cairan developer, lakukan hal ini sesuai dengan instruksi yang tertera pada bagian kemasan.
  • Masukkan cairan developer terlebih dahulu sebelum bubuk pemutih, agar tidak kesulitan untuk mengukurnya di dalam wadah / mangkuk yang telah tersedia. Setelah cairan developer sesuai dengan kebutuhan, tuangkan bubuk pemutih ke dalam mangkuk.
  • Aduk rata kedua bahan tersebut dengan menggunakan spatula, pastikan semua adonan tercampur dengan sempurna. Hal ini bisa dilihat dari perpaduan warna yang didapatkan setelah proses pengadukan adonan. Adonan yang merata biasanya akan bertekstur lembut seperti mousse. (baca juga: Warna Rambut untuk Kulit Sawo Matang)
  • Terapkan Pada Rambut Dengan Cara yang Benar

Jika pemutih telah siap untuk digunakan, maka mulailah menerapkannya pada rambut. Lakukan hal ini dengan hati-hati, agar pemutih bisa merata pada semua bagian rambut, tanpa meninggalkan jejak-jejak warna rambut yang lama, sebagai berikut:

  • Gunakan sisir berujung runcing untuk memisahkan bagian rambut yang akan diolesi terlebih dahulu, lalu ujung lainnya yang berbentuk sikat untuk mengolesi pemutih pada setiap helai rambut.
  • Hal ini harus dilakukan dengan hati-hati, agar tidak ada rambut yang terlewatkan dan pemutih bisa diterapkan dengan merata pada setiap helai rambut.
  • Lakukan proses ini secara bertahap, misalnya dari bagian sisi kanan kepala secara keseluruhan dengan cara selapis demi selapis. Ini akan membutuhkan kesabaran, atau jika terasa sulit maka ada baiknya meminta bantuan orang lain (teman / saudara). (baca juga: Cara Agar Rambut Tidak Mengembang)

Hindari untuk menerapkan pemutih pada bagian pangkal rambut (sekitar 3 cm dari akar rambut), sebab bagian ini akan sangat mudah untuk diputihkan, sehingga hanya perlu proses yang cepat untuk memutihkannya. Terapkan pemutih pada bagian ini sekitar 20 menit setelah bagian lainnya atau 20-25 menit sebelum proses pemutihan ini berakhir saja. Lakukan proses ini dengan baik dan setahap demi setahap, agar semua bagian rambut terolesi dengan baik dan merata. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan pengatur waktu dengan teliti, agar rambut tidak rusak akibat terlalu lama menggunakan pemutih.

  • Cek Kembali dan Diamkan
ads

Setelah semua bagian rambut terolesi pemutih, termasuk bagian akar, maka lakukan kembali pengecekan pada bagian-bagian yang terlewatkan. Hal ini sangat penting, untuk memastikan bahwa pemutih telah diterapkan pada semua bagian rambut dengan sempurna dan merata.

Diamkan rambut selama 30-45 menit, tergantung pada aturan penggunaan produk. Durasi ini juga akan dipengaruhi oleh tingkat volume developer yang digunakan, sebab semakin tinggi volume developer maka akan semakin singkat proses yang dibutuhkan untuk memutihkan rambut. Selama pemutih bekerja pada rambut, maka rambut dan kepala akan terasa panas dan gatal. Hal ini wajar, namun tetap harus diwaspadai dengan baik, jangan sampai reaksi ini berlebihan atau bahkan menimbulkan alergi pada kulit kepala.

  • Lakukan Pengecekan Rambut Secara Berkala

Selama proses bleaching berlangsung, lakukan juga pengecekan secara berkala pada rambut. Hal ini untuk memastikan kesesuaian tingkat warna rambut yang dihasilkan dengan yang diinginkan. Jika warna rambut telah berubah sesuai dengan keinginan, maka proses pemutihan rambut ini bisa segera diakhiri. (baca juga: Cara Menata Rambut Panjang)

  • Bilas Rambut dan Keringkan

Saat warna yang diinginkan telah sesuai dengan hasil proses pemutihan, segera bilas rambut dengan menggunakan air dingin. Hindari untuk menggunakan air panas, sebab hal ini bisa merusak rambut. Gunakan shampo yang sangat lembut, namun jika ingin hasil terbaik, maka hindari shampo dan gunakan kondisioner saja. Ini akan membuat rambut menjadi lembut dan tidak rusak setelah proses pemutihan tersebut.

Bilas rambut hingga benar-benar bersih dan tidak ada pemutih yang tersisa. Hal ini penting, agar tidak terjadi iritasi atau gatal-gatal pada bagian kulit kepala. Keringkan rambut dengan menggunakan handuk bersih. Hindari untuk meremas atau menggosok rambut dengan keras, agar rambut tidak mengalami kerusakan.

  • Terapkan Toner

Dalam proses bleaching, toner akan berfungsi untuk merawat dan memaksimalkan warna yang dihasilkan setelah proses pemutihan rambut tersebut dilakukan. Gunakan toner untuk mendapatkan warna rambut yang paling tepat dan sesuai dengan keinginan. Berikut langkah yang mudah untuk melakukan dengan toner yang paling mudah:

  • Pakai sarung tangan dan mulailah menerapkan toner pada semua bagian rambut. Terapkan toner secara merata, kecuali pada bagian akar rambut. Lakukan langkah ini sesuai dengan instruksi penggunaan produk tersebut, agar hasilnya lebih baik dan maksimal.
  • Untuk hasil terbaik, terapkan toner ini dengan menggunakan sisir bergigi jarang. Sisir ini akan membantu toner merata pada semua bagian rambut, kecuali pada bagian pangkalnya saja. Tunggu toner meresap pada rambut, sekitar 20-30 menit atau sesuai dengan instruksi penggunaan toner. 
  • Cek kondisi warna rambut secara berkala, hingga sesuai dengan yang diinginkan. Hal ini bisa dilakukan sekali dalam 5 menit, agar hasilnya sesuai dengan harapan. (baca juga: Macam-Macam Sisir Rambut)
  • Bilas dan Keringkan

Setelah warna rambut benar-benar sesuai dengan keinginan, segera bilas toner dengan menggunakan air bersih. Gunakan shampo yang lembut dan tidak merusak rambut, setelahnya gunakan juga kondisioner untuk melembutkan rambut. Pastikan semua bagian rambut bersih dengan sempurna, agar rambut dan kepala tidak mengalami masalah dengan sisa toner tersebut. Bilas rambut hingga bersih, lalu keringkan dengan menggunakan handuk yang bersih. Tidak perlu mengeringkannya dengan hair dryer, biarkan rambut kerin secara alami. Proses bleaching ini akan berjalan dengan mudah, jika setiap langkah dilakukan dengan hati-hati.

Baca juga:

5. Perawatan Setelah Bleaching

Sama halnya dengan proses pewarnaan dengan menggunakan cat rambut yang dilakukan pada rambut, bleaching juga akan membutuhkan perhatian khusus dan juga perawatan yang baik, terutama setelah proses tersebut dilakukan. Hal ini akan membantu untuk menjaga kondisi warna rambut tetap baik dan juga menghindari kerusakan yang terjadi pada bagian rambut itu sendiri. Bleaching menggunakan bahan-bahan kimia yang cukup keras, sehingga penting untuk memberikan perawatan yang maksimal pada rambut setelah proses tersebut.

Baca juga:

Berikut ini adalah perawatan / tindakan yang perlu dilakukan pada rambut, setelah proses bleaching dilakukan:

  • Rambut yang Terlewatkan

Bila ternyata ada beberapa bagian rambut yang terlewatkan (sebagian kecil saja), maka lakukan kembali proses pemutihan rambut tersebut, satu atau dua hari setelah yang pertama. Tidak perlu keseluruhan bagian rambut, lakukan saja hanya pada bagian rambut yang terlewatkan. Pastikan tidak aa lagi bagian yang terlewatkan, agar hasil bleaching benar-benar sesuai dengan harapan.

  • Pemutihan Ulang
Sponsors Link

Selalu ada kemungkinan pemutihan rambut tidak berlangsung dengan baik dan sempurna. Artinya, hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan harapan, meskipun telah menggunakan toner untuk memaksimalkannya. Untuk itu perlu dilakukan pemutihan kembali, yakni mengulangnya dari proses awal lagi. Hal ini bisa dilakukan setelah 2-3 minggu setelah proses bleaching yang pertama / sebelumnya, agar rambut tidak rusak dan rontok akibat terlelu sering dibleaching.

  • Penerapan Toner Kembali

Jika ternyata rambut mulai berubah warna (pudar) setelah satu atau dua minggu pasca pemutihan rambut dilakukan, maka proses penerapan toner bisa dilakukan kembali. Hal ini bisa dilakukan tanpa proses pemutihan ulang, yakni hanya mengulang kembali proses penerapan tonernya saja. Lakukan kembali tahap demi tahap dalam proses ini dengan baik, sehingga warna rambut yang diinginkan bisa didapatkan sesuai dengan harapan.

  • Pemilihan Shampo yang Tepat

Sama halnya dnegan rambut yang mengalami proses pewarnaan dengan cat rambut biasa, rambut yang dibleaching juga akan membutuhkan perawatan khusus, termasuk shamponya juga. Gunakan shampo lembut yang khusus untuk rambut blonde, agar hasil bleaching tidak rusak dan berubah warna dengan cepat. Shampo seperti ini bisa didapatkan di toko-toko kosmetik atau salon yang cukup lengkap.

  • Perawatan Ekstra

Rambut hasil bleaching juga akan membutuhkan perawatan ekstra, agar rambut tersebut tidak rusak dan rontok akibat proses tersebut. Penting untuk selalu memperhatikan kesehatan rambut, termasuk asupan nutrisi yang didapatkan oleh rambut. Gunakan tonik atau serum rambut yang bisa membantu menjaga kekuatan rambut dari akarnya. Hal ini akan membantu untuk mengatasi rambut rusak dan rontok. Jangan lupa untuk menggunakan masker rambut secara teratur, setidaknya 2-3 kali dalam sebulan. Masker ini akan mengatasi masalah pada rambut, seperti rambut kering dan juga patah. Pilihlah produk-produk perawatan yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan rambut, agar produk bisa memberikan manfaat maksimal bagi rambut dan mencegah berbagai kerusakan yang mungkin terjadi akibat proses bleaching yang dilakukan pada rambut.

Pada dasarnya proses bleaching bisa dilakukan sendiri di rumah, selama paham akan setiap tahap dan juga berbagai aturan penggunaan produk belaching itu sendiri. Pilih dan gunakan produk yang tepat, agar hasil bleaching bisa maksimal dan sesuai dengan harapan.

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Monday 03rd, July 2017 / 04:31 Oleh :
Kategori : Tips Rambut